Langsung ke konten utama

Hukum Manfaat Yang Di Syaratkan Dalam Qardh

 Disadur dari Pendidikan Online Muamalah Maaliah - erwandi Tarmizi Associatiaon ( POMM-ETA)


Penjelasan Materi

Hukum Manfaat Yang Di Syaratkan Dalam Qardh


Penjelasan Pensyaratan dalam Akad Qardh

Pensyaratatan Tambahan

Pensyaratan Pelunasan


4. Hukum hukum manfaat yang disyaratkan dalam qardh

Manfaat adalah maslahat yang didapatkan muqridh dalam qardh. Dan terkadang manfaat ini bersifat materi, kehormatan atau immaterial. 

4.1. mensyaratkan adanya tambahan dalam qardh bagi muqridh hukum nya haram dan termasuk riba, baik dalam kualitas maupun kuantitas. Baik dalam wujud benda atau manfaat atau jasa. Syarat pertambahan tersebut dalam akad atau ketika terlambat dalam pelunasan atau dalam masa perpanjangan tempo pelunasan. Baik termaktub dalam akad atau sudah menjadi adat atau urf

Dasar hukum pertambahan qardh dari Al Qur'an, Sunnah, ijma' dan kaidah umum dalam syariat.

4.2. boleh mensyaratkan pelunasan pembayaran pada tempat yang bukan tempat akad qardh berlangsung

Dasarnya adalah untuk memberikan kemudahan kepada penerima pinjaman baik persyaratan tersebut menguntungkan muqridh atau tidak. 

a. Atsar yang diriwayatkan dari para sahabat Radhiyallahu Anhum yang menunjukkan hal ri atas (al mushanaf ibnu abi syaibah juz 6:279, sunan kubro al Baihaqi juz 5:352) ini pendapat Maliki dan Hambali dan dipilih ibnu Taimiyah dan Ibnu Qayyim

b. Hal di atas adalah kemudahan muqridh dan muqtaridh tanpa mendatangkan mudharat salah satu fihak dan ada kebutuhan dan syariat tidak datang untuk mengharamkan hal yang tidak ada mudharat bahkan menetapkan maslahat tsb.

c. Hukum asal muamalah adalah boleh dan tidak ada dalil tersurat yang mengharamkan dan tidak ada dalil tersirat sehingga bisa diqiaskan.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

09- Khiyar Tadlis

  kita jelaskan sebelumnya bahwa sebuah akad jual beli bila telah selesai dari majelis dan tidak disyaratkan khiyar syarat juga tidak ada penipuan dalam harga maka jual beli menjadi lazim, tidak bisa dikembalikan oleh pembeli barang tersebut dan penjual tidak bisa menarik kembali barang yang sudah dijual nya kecuali masih dalam khiyar majlis atau khiyar syarat atau tertipu dalam harganya. Harganya   terlalu mahal dibandingkan harga pasar. Pengertian Khiyar Tadlis sekarang dijelaskan oleh Mualif diantaranya juga khiyar tadlis yaitu penipuan dari pihak pedagang dengan cara penjual merekayasa barang agar harga barang bertambah. Definisi Khiyâr Tadlîs Kata tadlîs berasal dari bahasa Arab dari kata ( الدَّلْسَة ) yang berarti gelap; seakan penjual mengantar pembeli kedalam kegelapan dengan sebab tadlîsnya sehingga ia tidak sempurna melihat keadaan barang tersebut. Jadi, tadlîs adalah upaya menampakkan barang dalam bentuk yang tidak sesuai dengan kenyataannya. Contohnya seoran...

Zakat

 Zakat Penjelasan Materi Penjelasan Materi Zakat dan Harta Pengertian zakat Secara bahasa zakat bermakna an-namaa’ (النماء) artinya tumbuh dan berkembang, dan ath-thahaarah (الطهارة) artinya suci. Dalam bahasa arab disebutkanزكا الزرع إذا نما , dzkaa az-zar’u idza namaa, tanaman itu berkembang jika ia tumbuh.  Adanya pengertian secara bahasa ini menunjukkan bahwa kata zakat sudah ada sebelum Islam datang. Secara istilah zakat adalah: حق واجب في مال مخصوص في وقت مخصوص لطائفة مخصوصة Hak yang wajib ditunaikan pada harta tertentu, pada waktu tertentu dan untuk golongan tertentu. Al-Maal (المال), harta secara bahasa adalah   ما تميل إليه النفس  Maa tamiilu ilaihin nafs “Sesuatu yang jiwa cenderung kepadanya” (menguasai, memiliki) (Dan secara istilah harta adalah segala sesuatu yang memiliki manfaat yang mubah). Kewajiban zakat pada harta tertentu bukan pada semua harta. Misal harta berupa rumah yang ditempati senilai 200juta, apakah setiap tahun harus dizakati? Jawab...

Gharar 2

    Gharar2  disadur dari materi audio POMM - ETA, Pendidikan Online Muamalah Maaliyah Erwandi Tramidzi Association, sangat dianjurkan mengikuti pembelajaran ini...   g. Hukum Bai' Gharar Bai' gharar hukumnya haram berdasarkan Al-Qur'an, hadist dan ijma. 1. Dalil Al-Qur'an, firman Allah Ta'ala: "Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu)". (Al-Maidah : 90-91) dalam ayat di atas allah mengharamkan judi, dan Gharar merupakan bagian dari judi. a)        Allah mensifati judi dengan rijs yaitu kotoran manusia, ...